29 April 2014

Selebaran untuk Peringatan Hari Buruh Internasional (May day) SAMURAI Makassar 2014


LAWAN POLITIK EKONOMI KAPITALISME
BANGUN KEKUATAN POLITIK ALTERNATIF
Siaran Pers
Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2014

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia Tahun 2014, maka kami Solidaritas Aksi Masyarakat Untuk Rakyat Indonesia (SAMURAI) tepat pada tanggal 1 Mei 2014 akan melakukan aksi demonstrasi, untuk itu kami hendak menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Bahwa hari buruh sedunia merupakan tonggak sejarah perjuangan massa buruh menuntut 8 jam kerja yang sebelumnya buruh bekerja selama 19-20 jam/hari. Bahwa kemenangan gerakan massa buruh tepat pada tanggal 1 Mei 1872 di Kanada tersebut merupakan hasil perjuangan panjang kaum buruh bahkan tidak sedikit diantara kaum buruh yang bergerak ditangkap dan terbunuh.Bahwa sejarah tersebut mengajarkan kepada kita Bagaimana persatuan dan gerakan massa menjadi penting dalam memperjuangkan hak dan kepentingan kaum buruh, tidak terkecuali buruh yang ada di Indonesa dan Makassar. Bahwa pelajaran berharaga dari sejarah May Day tersebut juga dibuktikan Bagaimana buruh dengan aksi massa dapat memaksa pemerintah untuk menerapkan berbagai Kebijakan-kebijakan yang pro buruh. Tercatat pada Tahun 2012 gerakan massa buruh berhasil menaikkan Upah Minimum Propinsi (UMP) DKI Jakarta untuk UMP 2013 sebesar 43,8% dari Rp 1.529.150 menjadi Rp. 2.200.000,-. Begitu pula pada Tahun 2007 gerakan massa buruh seluruh indonesia termasuk makassar berhasil membatalkan pembahasan revisi undang-undang ketenagakerjaan, banyak lagi contoh yang dapat diberikan dari kemenangan-kemenangan kecil buruh dengan menggunakan aksi massa.

Bahwa sejak Tahun 2009, Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar dan Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sulawesi Selatan yang bekerja sama dengan beberapa serikat buruh melakukan kegiatan yang sangat jauh dari gerakan massa buruh yang turun ke jalan menyuarkan tuntutannya, mereka memilih kegiatan-kegiatan yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan kesejahteraan kaum buruh atau tidak terbukti dapat memberikan kesejahteraan bagi buruh, kegiatan-kegiatan tersebut adalah kegiatan Donor Darah, Tiup Lilin, Dialog Bersama Gubernur, dan untuk Tahun ini pemerintah kota dalam hal ini dinas tenaga kerja kota Makassar akan melaksanakan gerak jalan santai tidak terlihat mampu melahirkan satupun Kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan buruh, sementara untuk mengadakan berbagai macam kegiatan-kegiatan tersebut menggunakan uang rakyat melalui APBD yang tidak sedikit.

Bahwa untuk itu, kami mengajak serikat-serikat buruh yang sekarang bekerjasama dengan dinas tenaga kerja kota makassar untuk menyatukan gerakan bersama kami guna membangun gerakan massa buruh yang kuat dan tetap konsisten untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh. Sementara pemerintah dari pusat hingga daerah masih saja menerapkan Kebijakan-kebijakan yang lebih pro terhadap kapitalisme (Pengusaha) dengan menghancurkan basis produksi petani melalui perampasan tanah petani, mencabut subsidi pupuk dan obat-obatan pertanian, memiskinkan buruh dengan menerapkan upah murah, menerapkan system kerja kontrak dan outsourching, menggusur pedagagn kaki lima yang dengan terpaksa menjajakan produknya ditengah kegagalan pemerintah menyediakan pekerjaan yang layak bagi warga negaranya, serta melakukan privatisasi perguruan tinggi negeri dengan membuat undang-undang pendidikan tinggi yang telah terbukti telah meningkatkan biaya pendidikan tinggi.

Bahwa selain Kebijakan-kebijakan tersebut, pemerintah saat ini mengilusi rakyat dengan Undang-Undang BPJS dan SJSN yang kita tahu bahwa model Jaminan sosial tersebut lebih menguntungkan pengusaha dibidang asuransi karena buruh dan seluruh rakyat Indonesia masih diwajibkan untuk membayar Iurandalam mengakses keseshatan gratis. Bahwa pemerintah seolah lupa dengan kewajibannya untuk memberikan perlindungan kepada sluruh rakyat Indonesia sebagaimana telah tegas tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Alinea IV. Untuk itu kami menawarkan bentuk perlindungan sosial transformatif, bukan asuransi sosial seperti BPJS, dengan perlindungan sosial, pemerintah harus menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas serta menerapkan pendidikan dan kesehatan gratis tanpa syarat untuk seluruh rakyat yang mengalami ketidak adilan sosial.

Bahwa sampai saat ini pula pemerintah lebih senang merampas tanah-tanah pertanian untuk pengusaha perkebunan dan mencabut subsidi pupuk untuk petani, pemerintah tidak pernah berusaha untuk melaksanakan reforma agraria sejati dengan memberikan teknologi murah serta pupuk murah yang ramah lingkungan kepada petani, sehingga sangat patut jika kami menuding bahwa pemerintah Indonesia saat ini lebih berpihak kepada pengusaha perkebunan daripada petani Indonesia.
Bahwa Negara Indonesia sebenarnya mampu menerapkan bentuk perlindungan sosial tersebut yaitu sebuah bentuk perlindungan sosial transformatif jika saja Negara berani untuk melakukan nasionalisasi asset asing dibawah kontrol rakyat, berhenti menjual asset Negara dan menerapkan pajak progresif kepada pengusaha.

Berdasarkan uraian-uraian tersebut, kami Solidaritas Masyarakat untuk Rakyat Indonesia menyatakan sikap:
  1. Lawan Politik Ekonomi Kapitalisme
  2. Mengajak kepada seluruh serikat buruh untuk menyatukan kekuatan, meneguhkan sikap dan guna membangun gerakan massa buruh yang kuat dan tetap konsisten untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh.
  3. Tolak Provatisasi Aset Bangsa dan Nasionalisasi Asset Vital
  4. Stop Politik Upah Murah dan berikan Upah Layak
  5. Pendidikan Gratis Sampai Perguruan Tinggi untuk Seluruh Rakyat Tanpa Syarat.
  6. Cabut Undang-Undagn BPJS dan SJSN terapkan Perlindungan Sosial Transformatif
  7. Terapkan Pajak Progressif
  8. Usut Tuntas Pelanggaran HAM masa lalu.
  9. Tolak keberadaan Militer pada setiap Aksi Buruh
  10. Tolak Sistem Kerja Kontrak dan Outsourching
  11. Wujudkan Reforma Agraria Sejati.

Makassar, 28 April 2014
SOLIDARITAS AKSI MASYARAKAT UNTUK RAKYAT INDONESIA
(SAMURAI)

PEMBEBASAN, FSPBI,JGM, PRP Makassar, SMI, KSN, PGR, FMD-KP SGMK, KPO-PRP, FPPI, LBH MAKASSAR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berikan komentarnya tentang artikel yang kami phosting dalam blog yang kami kelolah, baik itu kritikan, usulan, dan juga saran-saran yang tentunya membangun. mari kita budayakan diskusi menggali pengetahuan-pengetahuan baru.."belajar-berorganisasi-dan-bejuang"

Baca Juga Artikel Lainnya