30 September 2011

Surat Untuk Duta Besar Pakistan Untuk Indonesia

postingan ini diambil dari situs KPO-PRP, (www.rakyatpekerja.org)

Kepada Yth: Tuan Sanaullah
Duta Besar Pakistan

Jalan Mega Kuningan Barat Blok E.3.9 Kav. 5-8, Mega Kuningan Jakarta Selatan Indonesia
Telpon: +62-21-57851836-8
Fax: +62-21-57851645
Email: pakembassyjakarta@gmail.com
Website: www.mofa.gov.pk/Indonesia/default.aspx

Kami menulis ini untuk meminta perhatian anda serta pemerintah Pakistan untuk memastikan pembebasan Tuan Baba Jan dan lima tahanan politik lainnya yang sekarang ditahan di daerah Gilgit-Baltistan. Tuan Baba Jan adalah pemimpin dua organisasi yang dihormati yaitu Partai Buruh Pakistan dan Front Pemuda Progresif didaerah tersebut.

Saat demonstrasi damai pada tanggal 11 Agustus oleh penduduk Gilgit-Baltistan menuntut pembayaran tunjangan kompensasi akibat banjir dan longsor di lembah Hunza pada tanggal 4 Juli 2010, polisi menembaki demonstran, membunuh Afzal Baig (22 tahun), kemudian ayahnya Sher Ullah Baig (50 tahun) yang berusaha melindung anaknya. Kemudian hari, rakyat Aliabad dan daerah-daerah lain di Hunza bangkit dan bentrok dengan polisi. Pada tanggal 19 Agustus dalam upaya untuk membungkam protes dan menutupi pembunuhan tersebut dari publik, 36 orang ditangkap oleh polisi dan kemudian 33 orang ditangkap pada tanggal 16 September.
Setelah awalnya menghindari penangkapan Baba Jan menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Bukan karena dia melakukan kejahatan apapun, namun dibawah ancaman penghilangan paksa jika ditangkap, menjadi korban pembunuhan tanpa pengadilan. Hakim mengirim Baba Jan ke penjara menunggu pengadilan. Namun dia diseret dari selnya oleh Inter Services Intelligence (ISI) dan disiksa selama dua hari – diikat dengan tali dan dipukuli berulang kali – dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan palsu dari dia.
Kami sadar bahwa kejadian di Gilgit-Baltistan ini telah memenuhi halaman depan media nasional Pakistan, seperti yang seharusnya terjadi: perlakuan tidak manusiawi kepada Baba Jan dan tahanan politik lainnya, yang “kejahatan” satu-satunya adalah mereka berbicara mengenai hak asasi dari sesama rakyat Pakistan, telah membuat marah semua yang menghormati demokrasi dan keadilan.
Kami di Indonesia bergabung dengan kampanye internasional untuk menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat Baba Jan dan tahanan politik lainnya.
Kami juga bergabung dengan Asian Human Rights Commission untuk menyerukan diakhirinya represi di Gilgit-Baltistan dan menyerukan kepada pemerintah Paksitan untuk menyelediki petugas polisi dan intelijen yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM tersebut.
Kami meminta anda untuk menekan pemerintah anda agar tuntutan palsu terhadap para demonstran dicabut dan ganti rugi penuh diberikan kepada seluruh rakyat yang menderita akibat longsor pada tanggal 4 Juli 2010.
Kami menunggu tanggapan anda atas isu ini dan untuk mendapatkan jawaban.

Organisasi di Indonesia yang mendukung kampanye ini:
1.      Partai Pembebasan Rakyat
Email            : politic.ofthepoor@gmail.com
Web             : http://kprm-prd-english.blogspot.com
2.      Komite Penyelamat Organisasi – Perhimpunan Rakyat Pekerja
Email            : kpo.prp@rakyatpekerja.org
Web             : http://www.rakyatpekerja.org/
3.      Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional
Email            : kn.pembebasan@gmail.com
Web             : http://pembebasan-pusat.blogspot.com/
4.      Perempuan Mahardhika
Email            : mahardhika.kita@gmail.com
Web             :  http://perempuanmahardhika.blogspot.com/
5.      Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia

Email            : kp.ppbi@gmail.com
Web             : http://kp-ppbi.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berikan komentarnya tentang artikel yang kami phosting dalam blog yang kami kelolah, baik itu kritikan, usulan, dan juga saran-saran yang tentunya membangun. mari kita budayakan diskusi menggali pengetahuan-pengetahuan baru.."belajar-berorganisasi-dan-bejuang"

Baca Juga Artikel Lainnya